Rabu, 13 Januari 2010

Lokasi Klasifikasi'Hazardous'/Bahaya

Lokasi Kelas 1

Lokasi Kelas 1 adalah dimana gas/uap yang mudah terbakar terdapat di udara dengan jumlah yang cukup untuk menyebabkan kebakaran/ledakan. Kata-kata gas dan uap sering dipakai karena penggunaan bahasa pada umumnya seperti penjelasan di bawah ini.
Kata 'Gas' pada umumnya digunakan mengacu pada material yang berkondisi gas pada suhu kamar seperti contoh Hidrogen dan Methan. Kata 'Uap' mengacu pada gas atau material yang berbentu cairan pada suhu kamar seperti gasoline atau bensin, tetapi mengeluarkan gas pada saat yang sama.
KELAS 1, DIVISI 1 DAN 2, LOKASI GRUP A,B,C DAN D
Pandangan Umum
Subdivisi dari Kelas 1 dibagi dalam 2 divisi menunjukan resiko bahwa konsentrasi Gas/uap terdapat di daerah tersebut.
Divisi 1 menunjukan lokasi dimana resikonya adalah tinggi/menengah.
Divisi 2 menunjukan lokasi dimana resikonya adalah rendah.
Bilamana resikonya sangat rendah, maka tidak dianggap sebagai Lokasi berbahaya, seperti misalnya lokasi seperti di rumah yang ada tabung gas LPG nya, yang sangat jarang terjadi kebocoran yang dapat menyebabkan kebakaran.
Divisi 1
Lokasi Kelas 1 Divisi 1 adalah dimaan gas/uap yang berbahaya timbul pada kondisi operasi normal. Kondisi lokasi/area ini selalu bersifat bahaya dari waktu ke waktu.
Divisi 1 juga termasuk lokasi dimana kesalahan/kegagalan operasi dari peralatan lisrik atau proses kebocoran daripada konsentrasi uap/gas yang mudah terbakar dan mungkin juga menyebabakan kegagalan peralatan listrik secara terus menerus, yang akhirnya secara langsung menjadikan peralatan tersebut sumber percikan yang potensial.
Sebuah contoh adalah dimaan aciran yang mudah terbakar diletakan di bawah kondisi Cryogenic dan kebocoran daripada cairan yang bertempatur rendah masuk ke peralatan listrik, dapat menyebabakan kegagalan peralatan tsb. Dan pada saat yang sama uap dari cairan tsb menjadi sangat mudah terbakar.

Rabu, 30 Desember 2009

ARTIKEL 'PENJELASAN atau ARTI' dari EXPLOSION PROOF
Hazardous Location/Daerah Berbahaya
Untuk kita yang bekerja atau berkarya di bidang manufacturing ataupun industri , sering kali kita tidak menyadari bahkan sangat kurang informasi mengenai pentingnya pemilihan produk untuk daerah bahaya atau 'hazardous area'.
Terlebih lagi bagi kita yang bekerja ataupun mendesain industri untuk Petrochemical/Petrokimia. Oil and Gas/Perminyakan, Farmasi, Fertilizer/Pupuk, Pabrik Semen maupun Pengilangan BBM ataupun Gudang Pabrik Rokok dsb. juga untuk pabrik-pabrik yang lebih sederhana.
Pengetahuan ini juga kelak akan berguna seandainya suatu saat kita terjun atau terlibat langsung dengan industri-industri yang berhubungan dengan 'hazardous area' yang akhirnya berhubungan dengan penggunaan dan pemilihan Produk Explosion Proof/Produk Explotion Proof yang tepat. Sekalipun saat ini bidang kerja yang kita geluti sama sekali tidak berhubungan dengan hal ini.
Sebelum kita masuk pemilihan produk explosion proof/produk anti ledak yang tepat misalnya; explosion proof lighting/lampu explosion proof, junction box explosion proof, switch explosion proof dsb, maka penting untuk kita mengetahui definisi daripada 'hazardous location' atau daerah bahaya. Untuk pemilihan produk yang bervariasi dapat dilihat sebagai contoh di www.laberman.com
Adapun definisi Hazardous Area/Location adalah daerah-daerah dimana titik api atau gas-gas yang berbahaya dapat timbul oleh karena gas,uap,cairan,partikel yang mudah terbakar, ataupun serat-serat yang gampang tersulut api. Walaupun gas, uap maupun debu yang mudah terbakar tsb, dapat timbul dimana saja, tetapi biasanya material-material ini timbul hanya dalam jumlah yang terbatas, ataupun kadang-kadang jumlahnya lebih sedikit daripada jumlah yang cukup untuk terjadinya suatu kebakaran atau ledakan. Jadi prinsipnya jumlah konsentrasi material-material tsb haruslah cukup untuk menyebabkan suatu ledakan.
Lokasi dimana terdapat material seperti dinamit ataupun amunisi yang sangat explosive, tidak dapat dikategorikan sebagai 'Hazardous Location' atau daerah bahaya. Ada standard lain yang lebih cocok untuk penanganan dan penggunaan material-material tsb, termasuk peralatan elektrikal yang sesuai untuk kebutuhan ini.
Memahami Hazardous Location secara umum
Perkembangan standar dan kode daripada Elektrikal Hazardous Location di seluruh dunia, terjadi di dua jalur yang berbeda.
Di Amerika, pembagiannya berdasarkan Sistem Class/Kelas dan Division/Divisi sudah digunakan lebih dari beberapa dekade sebagai dasar daripada klasifikasi Daerah Bahaya/Hazardous Location.
Dikarenakan meode proteksi peralatan elektriakl terhadap material berbahaya ini, berbeda satu sama lain, maka Daerah Bahaya ini dibagi ke dalam Tiga Kelas dan Dua Divisi.
Kelas dibagi berdasarkan tipe Tingkat bahaya dan karakteristik ledakan dari material tsb, sedangkan Divisi lebih berdasarkan Keberadaan atau Resiko kebakaran/ledakan dari material yang ada. Amerika dan Kanada memiliki beberapa perbagaan produk dan instalasi internal, tetap sistem keduanya adalah sama.
Di Eropa, mereka menggunakan Sistem Zona. Sistem ini di dominasi oleh IEC( Internal Electrotechnical Commission) dan CENELEC (European Comittee for Electrotechnical Standardization)
Di Amerika Utara, Daerah Bahaya/Hazardous Location dibagi dalam tiga Kelas berdasarkan karakter ledakan dari material tsb. Kelas tsb kemudian dibagi ke dalam Divisi atau Zona.
Berdasarkan resiko kebakaran/ledakan dari material tsb Sistem Zona dibagi 3 level berbahaya:
Zona 0, Zona 1, Zona 2 dan Divis dibagi ; Divisi 1 dan Divisi 2.